Ratusan Hewan Kurban di Bantul Mengidap Cacing Hati

Foto: (Ist)

“Temuan itu yang terdata sampai dengan pukul 17.00 WIB tadi,”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat sebanyak 233 hewan kurban yang disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah di daerah itu mengidap cacing hati atau fasciola hepatica.

“Temuan itu yang terdata sampai dengan pukul 17.00 WIB tadi,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Bantul Joko Waluyo saat dihubungi di Bantul, Minggu malam.

Sebanyak 233 hewan kurban yang ditemukan cacing pada hati itu terdiri sapi sebanyak 161 ekor, domba 37 ekor dan kambing 25 ekor. Menurutnya data tersebut masih sementara, karena masih ada pemotongan hewan kurban pada Senin (12/8).

Dia menjelaskan, berdasarkan data yang dihimpun, jumlah sapi yang sudah dipotong pada hari pertama Lebaran Haji 2019 ini sebanyak 5.912 ekor, domba  8.088 ekor kemudian kambing 4.923 ekor yang tersebar di 1.976 titik pemotongan.

“Itu masih sementara, karena besok (Senin) masih ada pemotongan hewan kurban. Pemotongan hari ini baru sekitar 90 persen,” katanya.

Menurut dia, temuan cacing hati pada hati hewan memang didapati setelah ada pemotongan hewan, bahkan dia menyebutkan cacing hati juga ditemukan pada hewan kurban yang dipotong pada tahun lalu.

Dia mengatakan, pada pelaksanaan Idul Adha 1440 Hijriah, pihaknya menerjunkan 183 petugas pemantau hewan kurban, sebanyak 100 orang mahasiswa Kedokteran UGM semester akhir, kemudian 83 orang dari dinas dari dokter di 10 Puskeswan se-Bantul.

“Di hari H paling-paling biasanya temukan kita cacing hati, namun nggak masalah (daging) tetap bisa dikonsumsi. Cuma hatinya yang kena cacing nanti harus dipotong dan dikubur atau dibakar. Kalau hati yang tidak kena tidak masalah,” katanya.

Edt: Redaksi (AN)