Revolusi Industri Dalam Fase Apapun Fenomena Dari Konsumeristik Manusia

Foto: Doc. Jacob Ereste

“Pendeknya, semua keinginan, kemudahan serta biaya yang murah menjadi semangat revolusi industri yang terjadi maupun yang akan dilakukan kemudian”

Oleh: Jacob Ereste

Jakarta (Bintangtimur.net) – Begitulah tabi’at dari revolusi industri dalam fase apapun jelas menggambarkan sikap dari konsumeristik manusia di muka bumi.

Karena manusia ingin menikmati banyak hal, maka revolusi industri terus-menerus dikembangkan guna memenuhi kebutuhan yang sangat beragam jenisnya itu yang diorientasikan pada kemudahan-kemudahan untuk mendapatkan sesuatu dengan enak dan lebih gampang untuk diperoleh.

Bahkan juga disebutkan pada era Revolusi Industri fase 4.0 sudah perlu untuk dipersiapkan literasi data, teknologi dan sumber daya manusia. Karena itu pun untuk pemahaman terhadap literasi tidak hanya cuma sekadar dipahami sebatas membaca saja, sebab leterasi itu merupakan kemampuan yang kompleks sifatnya.

Selain keterampilan berbahasa –menyimak atau mendengarkan, membaca, menulis, dan berbicara– literasi itu harus dimaknai juga sebagai upaya dari semua bentuk usaha agar bisa mendapatkan ilmu pengetahuan dan informasi lebih baik, lebih cepat, termasuk guna menguasai sistem komputer hingga mumpuni saat menghadapi berita bohong yang sedang marak sekarang menteror melalui media sosial yang kini telah menjadi bagian dalam budaya kita.

Karena itu dalam Revolusi Industri fase 4.0 sekarang yang terus merangsek memasuki segenap aspek kehidupan, maka lembaga pendidikan khususnya pendidikan dasar harus cepat mengantisipasinya dengan jitu dan akurat agar tidak menjadi tumbal peradaban yang pasti tidak dapat dielekkan dari berjatuhannya korban.

Model literasi milineal sekarang ini, memerlukan pemahaman terhadap penguasaan literasi model abad 21 yang menekankan pada pengetahuan berbasis data, teknologi, dan humanism –tidak hanya sekadar kemampuan membaca, menulis dan berhitung saja– karena aspeknya sangat luas, meliputi fenomena alam dan budaya.

Bolehlah disebut, revolusi industri dala fase apapun, pada fasarnya menandai konsumeristik manusia yang ingin menikmati banyak hal termasuk kemudahan dan efisiensi hingga biaya termurah untuk bantak hal termasuk penggunaan jasa sesama manusia. Pendeknya, semua keinginan, kemudahan serta biaya yang murah menjadi semangat revolusi industri yang terjadi maupun yang akan dilakukan kemudian.

Edt: Redaksi (AN)