Situbondo: UKW OK, Berbadan Hukum Yes

Foto: Doc. Agung Santoso

“Selanjutnya untuk memenuhi perusahaan yang berstandar pers harus mengikuti verfikasi administrasi dan faktual”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Selesai pertemuan tim road show dengan Ketua PGRI Jatim, Teguh Sumarno, di lapangan bulu tangkis GNI Kecamatan Genteng, armada tim kemudian meluncur Situbondo.

Sepanjang perjalanan, tim terus mengamati femonena terbaru dari alam, atau pembangunan dalam bentuk fisik.

Sembari berpiikir tentang potensi wisata alam dan penunjangnya (hotel, kuliner, souvenir) sampai pada tataran pemikiran mendatangkan investor yang akan membuat perubahan dengan fasiltas yang terbangun.

Foto: Doc. Agung Santoso

Pantai pasir putih merupakan potensi wisata alam yang di kelola BUMD Situbondo belum dilakukan esksploitasi secara maksimal sebagai daerah tujuan wisata andalan Situbomdo.

UKW Dan Verifikasi

Sekitar 30 orang dengan status jabatan pemilik media pemimpin umum, pemimpin redaksi, kepala biro dan wartawan menghadiri road show Agung Santoso bertempat di Pendopo Desa Kotakan (2/8) mempunyai konsep pemikiran yang sama, yakni untuk meningkatkan mutu wartawan melalui berbagai macam pelatihan selain uji kompetensi wartawan.

Selanjutnya untuk memenuhi perusahaan yang berstandar pers harus mengikuti verfikasi administrasi dan faktual.

“Saya setuju untuk menata wartawan yang profesional dengan acuan kode etik jurnalistik dan menata status media harus berbadan hukum sesuai yang ada dalam aturan UU Pers, yakni bentuk Perseroan Terbatas (PT),” ujar Tolak Imam dari media Memo X biro Situbondo.

Agung, sapaan akrab pria yang bergelut di dunia jurnalistik selama tiga puluh tahun ini memberikan pemaparan yang diselingi tanya jawab selama 2,5 jam. Mulai dari kekerasan terhadap jurnalis, tugas dewan pers sampai pada cara mengelola bisnis media online. (AW)

Edt: Redaksi (AN)