Telehealth Suatu Kebutuhan Bagi Dunia Kesehatan

Foto (Ist): Telehealth sendiri sebenarnya adalah pemanfaatan teknologi dalam dunia kesehatan, mulai dari layanan konsultasi sampai rekam medis elektronik pribadi sebagai program perawatan preventif

JAKARTA (Bintangtimur.net) – Telehealth saat ini sudah mulai dikembangkan dan di terapkan dalam negara-negara maju. Dengan kemajuan teknologi saat ini tidak di pungkiri lagi telehealth akan menjadi suatu kebutuhan bagi sebagian besar dunia kesehatan.

Dilansir dari hubsehat.com, Telehealth sendiri sebenarnya adalah pemanfaatan teknologi dalam dunia kesehatan, mulai dari layanan konsultasi sampai rekam medis elektronik pribadi sebagai program perawatan preventif. Telehealth tidak bertujuan untuk menggantikan peranan seorang dokter justru telehealth bisa bersinergi dengan para industri kesehatan untuk mempermudah masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan dan tindakan perawatan preventif bagi masyarakat.

Untuk saat ini Kebijakan pemerintah dalam bidang kesehatan masih banyak lebih berorientasi terhadap pengobatan orang sakit, walaupun masalah dasar kesehatan itu sendiri adalah mencegah penyakit. Oleh karena itu, pentingnya teknologi dan inovasi bagi kesehatan rakyat yang bukan sekadar pengobatan rakyat bisa menjadi prioritas utama, menambah puskesmas dan rumah sakit memang dapat menanggulangi permasalahan dan pengobatan terhadap rakyat yang sakit. Tetapi mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan dan bisa mencegah rakyat menjadi sakit serta tak perlu berobat bisa memberikan keuntungan besar bagi kehidupan masyarakat dan anggaran pemerintah sendiri untuk kesehatan.

Membangun kesadaran atas kesehatan pada masyarakat
Pembangunan sistem kesehatan yang kuat membutuhkan tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga keterlibatan aktif masyarakat dan berbagai sektor terkait. Dengan derajat yang berbeda-beda, setiap individu memiliki kesempatan untuk  memilih hidup sehat. Agar dapat hidup dengan sehat dan bermartabat, individu perlu memiiliki kapasitas dan kompetensi.

Memberdayakan masyarakat terutama dalam mempromosikan hidup sehat dan mencegah perkembangan penyakit dapat dimulai dengan membangun intelegensia kesehatan masyarakat.

Masyarakat dapat dilibatkan dalam mengelola faktor risiko misalnya dengan melakukan self assessment faktor risiko (menilai tingkat kecanduan nikotin, menilai peluang terkena penyakit jantung,dll.) juga memodifikasi aktivitas (membatasi jumlah rokok, alkohol, gula dan garam) sehari-hari mereka.

Sementara, pengendalian harus dilaksanakan secara komprehensif meliputi monitor kesehatan pribadi muliai dari tekanan darah,detak jantung, kadar gula sampai screening dan diagnosis.

Teleheath menjadi Inovasi dalam memberikan informasi kesehatan dan teknologi kesehatan dalam membangun kompetensi kesehatan masyarakat termasuk menjalin komunikasi yang baik dengan konsil industri kesehatan mulai dari tenaga healthcare, dokter, klinik puskesmas bahkan rumah sakit.

Memfokuskan diri dalam menjamin implementasi kebijakan kesehatan dalam tindakan pencegahan akan lebih efektif dan bisa memangkas ekonomi masyarakat dan organisasi kesehatan. Prioritas dan insentif kepada sektor swasta yang mampu membuktikan efektivitas inovasinya perlu ditingkatkan.

Dan politisi perlu menunjukkan komitmen pada upaya program perawatan dalam tindakan pencegahan. Jika mampu menghadapi tantangan ini dan merealisasikannya Indonesia dapat menjadi teladan dalam inovasi kesehatan setidaknya di ASEAN dan di antara negara-negara berkembang. (ZS)

Leave a Reply

Your email address will not be published.