Tim WHO Datangi Lab Virologi Virus Corona di Wuhan

Foto: Google

“Inspeksi lembaga virologi Wuhan, yang melakukan penelitian mengenai Covid-19 akan menjadi salah satu tujuan tim penyelidik WHO”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Tim ahli yang dipimpin Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendatangi laboratorium di kota Wuhan, China pada Rabu (3/2) untuk menyelidiki asal usul virus corona.

Inspeksi lembaga virologi Wuhan, yang melakukan penelitian mengenai Covid-19 akan menjadi salah satu tujuan tim penyelidik WHO.

Peter Daszak, salah satu anggota tim WHO mengatakan jika mereka telah menantikan hari itu untuk mengajukan semua pertanyaan kepada laboratorium virologi.

CGTN seperti dilansir AFP mewartakan bahwa tim WHO mengunjungi laboratorium keamanan hayati nasional untuk bertukar pikiran dengan para ahli dari institut tersebut, upaya anti-epidemi, dan kontribusi terhadap ilmiah internasional.

Daszak mengatakan sejauh ini misi WHO berjalan dengan ‘sangat baik’. Tim WHO pada akhir pekan lalu telah mengunjungi pusat pengendalian penyakit hewan dan pasar di Wuhan yang ditengarai sebagai pusat penyebaran virus corona.

Wakil direktur laboratorium, Shi Zhengli mengatakan awalnya ia mengaku cemas jika virus corona telah bocor dari fasilitas tempatnya bekerja.

Namun pemeriksaan lebih lanjut mengungkapkan bahwa tidak ada urutan gen yang cocok dengan virus yang dimiliki laboratorium.

“Saya tidak tidur selama berhari-hari (karena cemas jika virus corona bocor dari lab),” ujar Shi dalam sebuah wawancara dengan majalah Scientific America, Juni 2020 lalu.

“Saya akan mempertaruhkan nyawa bahwa (virus corona jenis baru) tidak ada hubungannya dengan laboratorium,” kata Shi yang merupakan salah satu pakar virus corona di lab tersebut.

China telah menghadapi kritik keras di dalam dan luar negeri karena di anggap mengecilkan penyebaran di awal virus corona mewabah. Tak hanya itu, China juga dianggap menyembunyikan informasi ketika corona pertama kali muncul di Wuhan pada Desember 2019.

Data statistik mencatat virus corona saat ini telah menyebar ke lebih dari 200 negara di dunia. Total kasus corona global melampaui 104 juta dengan lebih dari 2 juta kematian. (APL)

Edt: Redaksi (AN)