Usai Menembus Pagar, Mahasiswa Ancam Akan Menginap di DPR

Foto: (Ist)

“Massa aksi mendesak DPR membatalkan rencana pengesahan RKUHP dan menolak revisi UU KPK”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Belasan mahasiswa berhasil memasuki Gedung DPR usai memanjat pagar setinggi hampir empat meter. Saat ini mereka mengancam akan bermalam hari ini di Gedung DPR pada Senin (23/9) hingga besok.

Massa aksi mendesak DPR membatalkan rencana pengesahan RKUHP dan menolak revisi UU KPK. DPR berencana menggelar rapat paripurna untuk mengesahkan sejumlah undang-undang pada Selasa (24/9).

Setelah masuk, mahasiswa terlihat berkumpul di depan pagar sambil mengibarkan bendera merah putih. 

“Cabut RKUHP sekarang juga, batalin RUU KPK. Kami menyampaikan aspirasi sampai besok,” ujar salah seorang mahasiswa yang enggan menyebutkan namanya di Kompleks Parlemen Senayan.

Berdasarkan info yang didapat, sejumlah personel Polri terlihat membuat barikade agar mahasiswa yang berhasil menembus pagar tidak masuk ke Gedung DPR. 

Di belakang barikade Polri, puluhan personel TNI anti huru hara juga disiagakan. Dua unit mobil water canon juga dihadapkan ke luar Gedung DPR untuk mengantisipasi kericuhan dalam aksi tersebut.

Aksi mahasiswa menolak RKUHP dan revisi UU KPK serta sejumlah RUU kontroversial sendiri tak hanya terjadi di Jakarta hari ini. Aksi serupa juga berlangsung pula di Yogyakarta, Bandung, Cirebon, Malang, Jombang, Makassar, dan Tanjungpinang. 

Sebelumnya, massa berupaya menutup jalan Tol Dalam Kota yang berada di seberang kompleks MPR/DPR, Jakarta.

Usai rapat konsultasi dengan DPR hari ini, Presiden RI Joko Widodo telah meminta kepada legislatif untuk menunda pengesahan empat RUU: RKUHP, RUU Pemasyarakatan, RUU Pertanahan, dan RUU Minerba.

RKUHP sendiri telah disepakati DPR pada tingkat I atau tingkat komisi untuk dibawa dan disahkan dalam Rapat Paripurna.

Edt: Redaksi (AN)