Varises Bisa Menyerang Orang Yang Berbadan Tinggi

Foto Ilustrasi (Ist): Terdapat 25% orang yang berbadan lebih tinggi daripada yang lainnya

JAKARTA (Bintangtimur.net) – Jika kamu termasuk orang berbadan tinggi, saatnya kamu sekarang lebih hati-hati terhadap varises. Pasalnya, riset genetik terbaru menemukan bahwa orang yang berbadan tinggi ternyata lebih berisiko terkena varises.

Varises merupakan pembengkakan simpul pembuluh darah di kaki yang bisa terlihat berada di bawah permukaan kulit. Meski sering diabaikan, varises bisa menimbulkan nyeri dan efek samping yang lebih serius terkait trombosis vena yang dalam atau pembekuan darah di dalam pembuluh.

Dikutip dari Akurat.co, para peneliti menganalisa data dari 500.000 orang yang berpartisipasi dalam riset jangka panjang UK Biobank untuk mencari faktor-faktor yang berpotensi menyebabkan varises. Ternyata, faktor yang sangat menonjol terdapat pada tinggi badan.

Dalam data itu, terdapat 25% orang yang berbadan lebih tinggi daripada yang lainnya. Hasilnya, mereka yang berbadan tinggi berpotensi 74% lebih tinggi pula terkena varises.

“Kami belum tahu pasti mengapa tinggi badan menjadi faktor kuat penyebab varises,” kata penulis utama riset ini, Nicholas Leeper dari Stanford University di California.

“Penyebabnya mungkin seperti sistem pipa dan gaya gravitasi. Mereka yang berbadan tinggi butuh tekanan yang lebih tinggi pula dalam pembuluh darah sehingga pembuluh darah pun melebar dan membengkak,” sambung Leeper.

Namun, riset genetik yang kuat ini juga menunjukkan bahwa tinggi badan bukan hanya terkait dengan penyakit, melainkan juga menjadi penyebab penyakitnya karena gen yang mengatur tinggi badan manusia juga berperan dalam struktur dan kelengkapan pembuluhan darah.

Sementara itu, Quinn Wells dari Vanderbilt Medical Center di Nashville, Tennessee, mengatakan varises bisa dicegah dengan menjaga berat badan ideal dan berolahraga untuk meningkatkan kekuatan otot dan sirkulasi darah.

“Hindari berdiri atau duduk terlalu lama. Jika tidak bisa dihindari, misal pekerjaannya menuntut berdiri dalam waktu lama, usahakan memakai stoking kompresi agar darah tidak mengumpul di bagian kaki,” saran Wells. (Ic)