Voting Wagub DKI tertutup, Biar Yang Kalah Tidak Malu

Foto: (Ist)

“Secara eksplisit Tony Rosyid mau mengatakan jika Ariza dapat diterima juga oleh PKS jika terpilih artinya no problem”

Oleh: Ali Lubis, SH

Jakarta (Bintangtimur.net) – Polemik Pemilihan Wagub DKI akhirnya selesai juga, semua fraksi DPRD DKI sepakat dilakukan voting secara tertutup walaupun fraksi Gerindra ingin terbuka agar transparan.

Mau voting terbuka atau tertutup sama saja, peluang Ariza Patria untuk menjadi Wagub DKI Pendamping Anies sangat besar, Toni Rosyid pun dalam tulisannya yang berjudul Cawagub DKI, Kenapa PKS Pilih Riza Patria? Jelas mengakatan kalau Ariza secara ideologis dekat dengan umat, terlebih putra kyai Amidan sesepuh ulama kharismatik yang merupakan mantan ketua MUI Pusat.

Secara eksplisit Tony Rosyid mau mengatakan jika Ariza dapat diterima juga oleh PKS jika terpilih artinya no problem.

Voting tertutup akhirnya disepakati untuk mekanismenya agar siapa pun yang kalah tidak malu, saya pikir begitu. Karena secara matematika Jika hitung jumlah suara, Gerindra punya 19. Hampir pasti mendapat dukungan 25 suara dari PDIP. Jumlahnya sudah 44 suara. Untuk menang, angka aman adalah 54 suara dari 106 total suara di DPRD DKI. Hanya butuh10 suara tambahan. Belum lagi delapan suara PSI jika ikut gabung bersama PDIP. Jauh lebih ringan kinerja politiknya jika dibandingkan dengan PKS yang hanya punya 16 suara.

Terakhir, Soal issu jatah wagub DKI untuk PKS itu udah usang dan basi belaka, Gerindra udah memberikan kesempatan kepada PKS namun Buntu. Clear.

Edt: Redaksi (AN)