Warga Negara Indonesia di Swedia Bersama Suaminya Konsumsi Jamu Untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Hadapi Corona

Foto: Nathania Setiawan bersama suaminya

“Penanganan Corona di Swedia tidak sebagus Indonesia. Orang-orang disana sedikit ignorant. Sampai sekarang saja tidak ada kebijakan work from home,”

Jakarta (Bintangtimur.net) – Nathania Setiawan adalah warga negara Indonesia yang tinggal di Swedia tepatnya di kota Göteborg. Januari 2020 lalu Thania terindikasi Corona Virus di Doha, Qatar.

“Penanganan Corona di Swedia tidak sebagus Indonesia. Orang-orang disana sedikit ignorant. Sampai sekarang saja tidak ada kebijakan work from home,” ungkap Thania melalui pesan WhatsApp yang diterima redaksi bintangtimur.net, Rabu (25/3).

Setelah salah diagnosa (awalnya di diagnosa h1n1 atau influenza tipe A), Thania dipulangkan ke rumah, dan disuruh beristirahat dengan diberi obat batuk + pencahar lendir.

Saat di rumah, tubuh Thania mengalami panas hingga 40⁰ C. Hal itu berlangsung selama 4 hari.

Thania mengalami sesak nafas, dikarenakan semua lendir ada di dalam. Paru-parunya terasa berat dan sakit saat menarik nafas.

“Alhamdulillah dengan meminum vermint panasnya turun, serta slime (dahak kental) hilang perlahan,” jelas Thania.

Thania menjelaskan dirinya pindah ke Swedia karena menikah dengan pria keturunan India-Swedia.

Pada bulan Januari 2020 lalu, suaminya juga mengalami sakit yang diduga Corona bukan h1n1.

“Untung aku membawa vermint 2 botol kesini,” ujarnya.

Thania juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum GP Jamu, Ranny Dwi Pertiwi yang dengan gigihnya sudah menemukan Vermint (jamu untuk menurunkan demam dengan bahan herbal)

Thania juga mengakui setiap saat dirinya rindu indonesia, dia membuka jasa titip produk-produk PT. Jamu, mulai dari Tolak Angin, Minyak Kutus-Kutus, Minyak-Minyak Anget dan lain-lain.

Thania juga mengungkapkan bahwa dirinya memberikan sisa Vermint sekitar 2-3 butir dan Tolak Angin ke rumah sakit di Swedia untuk diteliti.

“Mereka penasaran kok aku survive gak meninggal, jadi mereka ingin tahu obat-obatan Indonesia apa aja kandungannya,” jelas Thania dengan bercanda.

Thania berharap kedepannya produk jamu Indonesia bisa masuk Swedia supaya banyak yang merasakan khasiatnya. (ZS)

Edt: Redaksi (AN)